DAERAH

Selalu Dijanjikan, Jalan Rusak Motolohu-Siduwonge Tak Kunjung Diperbaiki, Ini Janji Bupati Syarif

WARTA NEWS – Jalan rusak yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Randangan yakni, Desa Motolohu, Motolohu Selatan, Huyula, hingga sebahagian Desa Siduwonge menuju Bandar Udara (Bandara) Siduwonge, kian hari semakin bertambah parah.

Tidak hanya warga, Pemerintah Desa pun turut mengeluhkan kondisi jalan startegis rusak parah. Salah satu keluhan tersebut datang dari Kepala Desa Motolohu Selatan, Sirwan Mohi, Rabu (5/8/2020).

“Sudah dua kali dijanjikan untuk diperbaiki, dua kali juga dibatalkan tanpa informasi yang jelas. Jalan ini merupakan salah satu akses penting masyarakat baik dari lokasi Bandara dan tambak garam di Desa Siduwonge ke Desa Motolohu, maupun sebaliknya,” beber Sirwan Mohi.

“Di 2019 itu sempat dijanjikan. Di 2020 juga demikian. Namun hingga mau habis tahun belum juga ada tanda-tanda akan adanya perbaikan jalan. Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi ini,” jelas Sirwan Mohi.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut. “Itu kewenangan pemerintah provinsi. Namun demikian, ini tetap menjadi perhatian kami yang akan kami seriusi. Kami akan mengkoordinasikannya dengan Pemprov,” kata Bupati Syarif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pohuwato, Fikri Adam, melalui Kepala Bidang Binamarga, Risdiyanto Mokodompit, menambahkan bahwa, hal tersebut sebelumnya sudah menjadi perhatian pemerintah provinsi.

“Ini sudah diperhatikan oleh provinsi. Buktinya, pada 2019 kemarin, pemerintah menyiapkan anggaran Detil Enginering Design (DED). Dengan harapan jika sudah ada DED, maka di 2020 sudah pasti ada anggaran fisiknya,” terang Risdiyanto.

“Di 2020 itu sudah ada anggarannya kurang lebih 6 milyar rupiah. Namun karena adanya pandemi Covid-19, anggaran tersebut direvocusing. Salah satunya anggaran untuk jalan di Motolohu ke Siduwonge. Sehingga tahun ini belum ada penanganan. Namun hal ini bukan disengajakan. Dari awal sudah terencana. Jadi tidak benar jika kita dikatakan hanya beri janji,” ujar Risdiyanto menjelaskan.

Pihaknya berjanji, persoalan jalan rusak di 4 desa tersebut akan ditindaklanjuti. “Akan kami seriusi. Insya Allah di 2021 sudah ada proses pekerjaan,” tukas Risdiyanto. (WN/Lan)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
18
HASTAG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close