DAERAHWARTA DESA

Masya Allah, Kades di Pohuwato ini Wajibkan Aparat Desa dan Warganya Bisa Baca Al-Qur’an dan Sholat 5 Waktu

WARTA NEWS – Setelah sebelumnya membuat aturan larangan bagi aparat desa dan warga untuk tidak menjual dan mengkonsumsi minuman keras (Miras) di desa yang dipimpinnya, kali ini, Kepala Desa Wanggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi, Ismail Dj. Tomelo, kembali membuat aturan yang tidak pernah dilakukan sebelumnya di sistem pemerintahan desa di Kabupaten Pohuwato.

Aturan tersebut yaitu, mewajibkan seluruh aparat desa untuk membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, sebelum dan sesudah memulai aktiftas pekerjaan kantor.

Aturan tersebut menurut Ismail, wajib dilaksanakan oleh dirinya dan seluruh jajarannya.

Seluruh jajaran Pemdes Wanggarasi Timur, saat mengawali aktifitas dengan belajar membaca Al-Qur’an.

“Sebagai seorang Muslim, ironis rasanya jika tidak tahu membaca Al-Qur’an. Apa lagi bagi aparat desa yang notabene contoh masyarakat. Maka dari itu, saya mewajibkan aparat saya untuk membaca Al-Qur’an baik sebelum maupun sesudah beraktifitas di kantor,” kata Kades yang akrab disapa Aya Ringke ini.

“Maka dari itu, melalui upaya seperti ini, saya ingin seluruh aparat saya bisa membaca Al-Qur’an, yang diawali dengan belajar mengenal huruf hijaiyah. Insya Allah, ini menjadi keberkahan bagi kami dalam menjalankan sistem pemerintahan di desa,” jelas Ismail.

Selain aparat desa, kedepan, aturan ini menurut Ismail, perlahan akan diberlakukan di masyarakat khusus yang beragama Islam.

Kaum ibu di Desa Wanggarasi Timur saat mengikuti kegiatan keagamaan sambil membaca Al-Qur’an.

“Bagi anak-anak, di masjid dan di mushola setiap hari ada, khusus ibu-ibu itu di majelis-majelis keagamaan, untuk aparatur desa di kantor desa, dan karang taruna itu di mana saja tempat yang mereka anggap lebih rileks untuk belajar. Kami manfaatkan tokoh-tokoh agama yang ada, untuk memberikan pembelajaran mengaji, dan mereka kami beri insentif,” terang Ismail.

Tidak hanya wajib membaca Al-Qur’an, Ismail juga mewajibkan seluruh aparat desanya, untuk melaksanakan sholat Lima waktu.

Rema muda di Desa Wanggarasi Timur saat belajar menghapal Ayat-ayat suci Al-Qur’an di Masjid setempat.

“Baik di kantor dan diluar kantor, saya senantiasa mengingatkan seluruh aparat saya, untuk tidak meninggalkan sholat,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan upaya ini, Ismail akan membuat Peraturan Desa (Perdes) tentang kewajiban membaca Al-Qur’an dan Sholat bagi aparat desa dan seluruh masyarakat muslim yang ada di Desa Wanggarasi Timur. (Lan)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
382
HASTAG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close