LEGISLATIF

Antara Ramadhan dan Pandemi Covid, Nasir : Kita Harus Ikhlas Menerima

WARTA NEWS – Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, mengungkapkan kesedihannya ketika hampir melewati suasana Ramadhan, namun masih dalam suasana siaga pandemi Covid-19.

Ungkapan itu disampaikan Nasir Giasi saat melakukan pemasangan lampu (Tombilo Tohe), sebagaimana tradisi Gorontalo, di setiap 3 malam di akhir Ramadhan.

“Jika boleh jujur, malam ini saya merasakan suasana yang sangat berbeda. Saya kira ini adalah situasi di mana kita diuji. Usia saya kini sudah 42 tahun, sejak kecil saya merasakan betapa berartinya sholat idul fitri. Namun tahun ini, untuk yang pertama kalinya, kita harus ikhlas menerima himbauan pemerintah, untuk sholat Idul Fitri di rumah masing-masing. Ini merupakan keputusan yang berat. Namun percayalah, semua ini semata-mata demi kebaikan kita bersama,” jelas Nasir.

Diakui Nasir, suasana saat ini tidak ubahnya seperti peperangan. Jika sebelumnya melawan penjajahan, saat ini manusia hampir di seluruh belahan dunia, bersama-sama melawan virus Covid-19 mematikan, yang kapan saja bisa terpapar Covid.

“Saya sangat rindu suasana buka puasa bersama. Jika sebelumnya kami hampir setiap hari bisa menyapa masyarakat dengan buka puasa bersama, saat ini tak lagi bisa. Jika biasanya rumah saya ramai oleh warga, sahabat, handai taulan, malam ini itu tak lagi ada,” ucap Ketua DPRD Pohuwato dua periode ini.

“Titik balik dari keadaan ini yang ingin saya sampaikan kepada seluruh rekan-rekan di DPRD ialah, ternyata segala sesuatu menyangkut pekerjaan, khususnya kami di DPRD, tidak harus dengan menguras energi dan materi. Kita doakan semoga pandemi ini segera berlalu,” tutup Nasir Giasi. (Adv/Gung)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
3
HASTAG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close